Selasa, 08 Mei 2018 17:00 WITA

3 Petarung Bantaeng Wakili Sulsel di Liga Muaythai Nasional

Editor: Nur Hidayat Said
3 Petarung Bantaeng Wakili Sulsel di Liga Muaythai Nasional
Tiga petarung Bantaeng yang mewakili Sulsel pada Vice President Cup 9th National League Muaythai Championship 2018.

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Tiga petarung (sebutan untuk atlet muaythai) asal Kabupaten Bantaeng mewakili Sulawesi Selatan mengikuti Liga Nasional Muaythai di  GOT Lembu Peteng, Tulungagung, Jawa Timur.

Kejuaraan bertajuk Vice President Cup 9th National League Muaythai Championship 2018 berlangsung sejak 7 hingga 12 Mei 2018.

Pelatih Muaythai Bantaeng, M Hasbullah, mengaku kejuaraan yang dihelat oleh pengurus Pusat Muaythai Indonesia ini diikuti 10 atlet yang mewakili Sulawesi Selatan.

"Sebanyak 10 atlet yang ikut Liga Nasional Muaythai di Tulungagung, 3 atlet diantaranya dari Kabupaten Bantaeng," ujarnya, Selasa (8/5/2018).

3 Petarung Bantaeng Wakili Sulsel di Liga Muaythai Nasional

Ketiga atlet asal Bantaeng tersebut adalah Ahmad Nur (16) yang akan bertarung di kelas 45 kg junior putra, Riska Amelia (13) kelas 45 kg cadet putri, dan Sri Evianti (17) kelas 51 kg senior putri.

Hasbullah pun turut meminta dukungan serta doa kepada masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Bantaeng agar para atlet bisa meraih medali.

"Kami berharap, agar atlet asal Sulsel khususnya dari Bantaeng bisa mendapatkan tiket untuk mengukuti Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2020 di Papua," tuturnya.

Teruntuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) , dirinya berharap agar lebih memperhatikan lagi dari segi penganggaran, walaupun cabang olahraga Muaythai masih tergolong baru.

Ia juga meminta agar pihak sekolah bisa mengapresiasi siswanya yang mengikuti kejuaraan dalam bidang olahraga.

"Untuk pihak sekolah, agar ketidakhadiran atlet yang mengikuti kejuaraan, tidak disamakan dengan siswa yang tidak hadir (bolos). Karena atlet saya sepulang dari kejuaraan, bukannya diberi apresiasi tapi malah ditanya kenapa tidak sekolah dan diberi tugas ganda. Sehingga ada beberapa atlet saya yang berprestasi itu takut untuk ikut kejuaraan, meskipun sudah ada surat izinnya," cetusnya.