Kamis, 30 Agustus 2018 17:53 WITA

Jokowi Bicara Bonus Atlet: Segera Berikan Sebelum Keringat Mereka Mengering

Editor: Mulyadi Abdillah
Jokowi Bicara Bonus Atlet: Segera Berikan Sebelum Keringat Mereka Mengering
Sumber Foto: Twitter @jokowi

RAKYATKU.COM - Kontingen Indonesia masih kokoh di posisi 4 klasemen perolehan medali sementara Asian Games hingga, Kamis (30/8/2018). 

Total perolehan sebanyak 89 medali. Rinciannya, 30 medali emas, 22 medali perak, dan 37 medali perunggu. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah menyiapkan bonus bagi para atlet peraih medali. "Atas prestasi para atlet itu, pemerintah menyiapkan bonus. Dan saya ingin agar bonus diberikan kepada para pahlawan olahraga ini sesegera mungkin," kicau akun Twitter @jokowi sesaat lalu.

Jokowi ingin bonus itu diberikan dalam waktu dekat ini. "Kalau bisa, sebelum keringat mereka mengering," bunyi kalimat dalam foto unggahan Jokowi. 

loading...

Menpora Imam Nahrawi sebelumnya telah memastikan bonus medali emas Asian Games sebesar Rp 1.5 miliar.  Pemerintah melalui Kemenpora juga memberikan bonus kepada peraih medali perak, perunggu hingga pelatih. 
Bukan hanya uang, jabatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Rumah untuk peraih semua medali juga sudah disiapkan. 
 
"Pemerintah sudah menyiapkan, menganggarkan, dan mendata. Bahwa peraih medali emas, sudah kami beritahu, satu keping medali emas bagi single Rp 1,5 miliar. Untuk double, peraih emas masing-masing Rp 1 miliar, dan beregu Rp 800-900 juta rupiah. Mengenai kapan dibagikan, akan kami lakukan setelah Asian Para Games selesai, karena bonusnya sama. Jadi harus kita hitung dengan detail. Dan semua bonus akan diserahkan ke rekening masing-masing atlet tanpa dipotong pajak," katanya pada Senin (27/8) lalu. 
"Kami juga siapkan bonus bagi pelatih dan asisten pelatih. Begitu pula bonus untuk peraih perak dan perunggu, angkanya lebih besar dari Asian Games 2014 Incheon. Bonus PNS juga akan diberikan kepada peraih emas, perak, dan perunggu. Dan rumah yang disiapkan oleh Kementerian PU PR. Ini belum dari pihak swasta," tambah Menpora. 
 
Untuk besaran nominal bonus bagi cabang olahraga beregu, Kemenpora masih membutuhkan untuk merincinya. Imam juga menjanjikan bonus bagi cabang olahraga yang melampaui target. 

"Bonus angka dan persentase ketika bicara tim maka satu sama lain berbeda. Misalnya, jumlah tim voli akan berbeda dengan kano/kayak atau perahu naga, juga berbeda dengan tim sepakbola. Masing-masing ada hitungannya, termasuk pelatih dan asisten pelatih. Selain itu, kami siapkan bonus bagi cabang olahraga yang melampaui target. Itu sebagai apresiasi kami," tegasnya.

Loading...
Loading...