Minggu, 02 September 2018 15:29 WITA

Bonus Seluruh Atlet Asian Games Indonesia 1/8 Nilai Tranfer CR7

Editor: Nur Hidayat Said
Bonus Seluruh Atlet Asian Games Indonesia 1/8 Nilai Tranfer CR7
Presiden RI, Joko Widodo, saat menyerahkan bonus secara simbolis kepada atlet peraih medali Asian Games 2018. (Foto: Hafidz Mubarak A/Antara)

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp210 miliar untuk bonus atlet dan pelatih peraih medali Asian Games 2018. Nilai itu 1/8 dari nilai transfer Cristiano Ronaldo dari Real Madrid ke Juventus.

Asal tahu saja, Juventus harus merogoh kocek 100 juta euro (setara Rp1,8 triliun) untuk mengangkut Ronaldo dari Real Madrid. Itu berarti, nilai transfer CR7 sanggup untuk membayar delapan kali lipat bonus seluruh atlet Indonesia yang meraih medali pada Asian Games 2018.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, mengatakan anggaran bonus atlet bersumber dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA-BUN).

"Semua penerima per hari ini sudah bisa melihat angkanya di buku tabungan, sudah ada di ATM, dan ini sejarah. Baru kali ini pemberian bonus bisa cepat. Pagu dari negara. Untuk (bonus) Asian Games kira-kira Rp210 miliar," katanya di Komplek Istana Negara, Minggu (2/9/2018), dikutip CNN Indonesia.

Presiden RI, Joko Widodo, memutuskan untuk memberikan bonus kepada para atlet dan pelatih peraih medali Asian Games 2018 sebelum upacara penutupan yang akan digelar Minggu malam.

Bonus Seluruh Atlet Asian Games Indonesia 1/8 Nilai Tranfer CR7

Cristiano Ronaldo. (Foto: Goal)

Untuk atlet perorangan, peraih medali emas, perak, dan perunggu masing-masing sebesar Rp1,5 miliar, Rp500 juta, dan Rp250 juta. 
Sementara atlet beregu, peraih medali emas, perak, perunggu masing-masing akan mendapat Rp750 juta, Rp300 juta, dan Rp150 juta per orang.

Selanjutnya, pelatih perorangan/ganda peraih emas, perak, perunggu masing-masing mendapatkan Rp450 juta, Rp150 juta, dan Rp75 juta. Untuk pelatih beregu, peraih emas, perak, dan perunggu masing-masing mendapatkan Rp600 juta, Rp200 juta dan Rp100 juta.

Imam mengatakan, selain bonus uang, atlet juga akan menerima bonus lain berupa pengangkatan menjadi PNS dan rumah.

"Kalau PNS butuh waktu karena harus ada penyesuaian seperti prajabatan, kalau rumah masih menunggu Kementerian PUPR," katanya.

"Ini sudah tanpa tes. Jalur khusus. Yang pasti meski mereka PNS, kerjanya bukan di bangku atau di ruangan. Kerjanya di lapangan latihan terus. Sehingga pemerintah menjamin bulanannya."