Selasa, 11 September 2018 18:04 WITA

Fenati Minta Maaf Tanpa Menyebut Nama Stefano Manzi

Editor: Mulyadi Abdillah
Fenati Minta Maaf Tanpa Menyebut Nama Stefano Manzi
Sumber Foto: MotoGP

RAKYATKU.COM - Pebalap muda Italia, Romano Fenati sudah meminta maaf atas insiden saat balapan Moto2 di Sirkuit Misano. 

Permintaan maaf itu disampaikan melalui keterangan tertulis di situs pribadinya, romanofenati.it, Senin (10/9/2018) waktu Italia.

Namun, Fenati tak menyebut nama Stefano Manzi dalam keterangan tertulis permohonan maaf itu. 

"Saya ingin meminta maaf kepada semua orang yang mempercayai saya dan semua orang yang merasa sakit hati dengan tindakan saya," bunyi keterangan resmi tersebut.

Dilansir dari situs motori.fanpage.it, Alex Manzi mengaku Fenati belum meminta maaf kepada saudaranya, Stefano Manzi.

"Fenati belum meminta maaf kepada saudara saya. Saya harap Anda melakukannya cepat atau lambat," ucap saudara Stefano Manzi, Alex Manzi dikutip dari situs motori.fanpage.it, Selasa (11/9/2018). 

Diberitakan, Stefano Manzi menganggap aksi Fenati yang menarik tuas rem motornya yang dalam kecepatan 217 km/jam dianggap bagian percobaan pembunuhan.

"Dia (Fenati) mencoba membunuh saya (menarik tuas rem) dalam kecepatan lebih dari 200 km/jam," ucap Manzi kepada gpone dikutip dari ilsole24ore.com, Selasa (11/9/2018).

Dipaparkan Manzi, Fenati mendekati dirinya lalu dengan tangan kirinya menarik tuas rem depan. Manzi mengaku sudah menebak niat Fenati itu. 

"Saya tidak tahu bagaimana saya tidak jatuh," katanya. 

Berikut permohonan lengkap Fenati:

"Saya minta maaf kepada dunia olahraga.

Pagi ini, dengan pikiran jernih, saya berharap itu hanya mimpi buruk.

Loading...

Saya memikirkannya dan berpikir kembali ke momen-momen itu, saya membuat gestur yang memalukan, saya bukan seorang pria!

Seorang pria akan menyelesaikan balapan dan kemudian dia akan pergi ke Race Direction untuk mencoba dan mendapatkan keadilan atas insiden sebelumnya.

Saya seharusnya tidak bereaksi terhadap provokasi.

Kritiknya benar dan saya mengerti adanya kebencian terhadap saya.

Saya ingin meminta maaf kepada semua orang yang mempercayai saya dan semua orang yang merasa sakit hati dengan tindakan saya.

Gambaran mengerikan tentang saya dan olahraga telah keluar.

Saya tidak seperti itu, orang yang mengenal saya dengan baik tahu itu!

Dalam karier saya, saya hanya selalu menjadi pembalap. Tahun lalu saya adalah salah satu dari sedikit yang tidak dihukum, saya tidak pernah menempatkan hidup orang lain dalam bahaya, malah, saya selalu mempertahankan bahwa ada pembalap di lintasan yang tidak masuk akal karena gaya berkendara mereka.

Memang benar, sayangnya saya memiliki karakter impulsif, tetapi niat saya tentu saja tidak menyakiti seorang pembalap seperti saya, sebaliknya saya ingin membuatnya mengerti bahwa apa yang dilakukannya berbahaya dan bagaimana saya juga bisa melakukan sesuatu yang mirip dengan apa yang dia lakukan kepada saya!

Saya tidak ingin membenarkan diri saya sendiri, saya tahu bahwa tindakan saya tidak dapat dibenarkan, saya hanya ingin meminta maaf kepada semua orang.

Sekarang saya akan punya waktu untuk merefleksikan dan menjernihkan pikiran saya.”

Loading...
Loading...