Rabu, 12 September 2018 11:34 WITA

Rossi: Dahulu Ducati-Honda Belajar dari Yamaha

Editor: Nur Hidayat Said
Rossi: Dahulu Ducati-Honda Belajar dari Yamaha
Valentino Rossi. (Foto: Daily Express)

RAKYATKU.COM - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menilai mesin menjadi persoalan bagi timnya pada musim balap MotoGP 2018 ini.

Faktanya, dua pembalap tim berlambang garpu tala, Rossi dan Maverick Vinales, tak mampu menembus peringkat tiga besar pada tiga balapan terakhir. Rossi pun berpendapat mesin menambah persoalan yang menghambat laju motor Yamaha YZR-M1 2018.

"Mungkin saja ada masalah mesin," kata Rossi dikutip Tuttomotoriweb.

The Doctor menilai, persoalan Yamaha kian berat karena tim lagi terus bergerak maju. "Kami bisa mengatakan Ducati dan Honda belajar dari Yamaha, karena tiga sampai empat tahun lalu Yamaha sangat lancar dan Honda serta Ducati lebih sering menjerit." 

"Dalam beberapa tahun belakangan terlihat Ducati dan Honda membuat motor mereka mirip dengan Yamaha, tetapi mereka memiliki V-engine, kami memiliki mesin empat silinder. Mungkin itu bisa saja (jadi masalah). Tetapi sejujurnya saya tidak tahu."

Vinales juga berpendapat serupa. Ia juga menduga mesin jadi persoalan utama timnya saat ini. "Saya bukan teknisi, saya tidak tahu. Saya hanya tahu jika motor memiliki daya cengkeram, maka akan menjadi motor terbaik, tetapi jika kita kehilangan daya cengkeram, perangkat elektronik tidak dapat membantu motor dan itu membuat motor tidak bisa melaju cepat," tutur Vinales.