Rabu, 12 September 2018 20:46 WITA

Diarak di Makassar, Wali Kota: Asian Para Games Jadi Sejarah Besar

Editor: Abu Asyraf
Diarak di Makassar, Wali Kota: Asian Para Games Jadi Sejarah Besar
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto turut serta menyambut obor Asian Para Games 2018 di Makassar. (FOTO: ARFA RAMLAN/RAKYATKU.COM)

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto turut serta menyambut obor Asian Para Games 2018 di Makassar. 

Danny Pomanto, sapaan akrabnya, mengatakan, pelaksanaan Asian Para Games 2018 di Indonesia menjadi sejarah besar bagi Indonesia maupun Makassar.

"Kenapa? Karena ini adalah pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Pertama kali juga obor Asian Para Games diarak dan Makassar menjadi kota pertama," tegas Danny Pomanto, Rabu (12/9/2018).

Apalagi, lanjut Danny, antusiasme warga Makassar menjadi daya tarik tersendiri dalam arak-arakan obor Asian Para Games di Makassar. Diakui Danny, pihaknya telah meminta kepada masyarakat Kota Makassar agar hadir dalam arak-arakan tersebut.

"Kami telah siapkan sebanyak 20.000 masyarakat dari berbagai kecamatan di Makassar untuk menyambut obor. Ini kan momen bersejarah, jadi wajib hukumnya masyarakat Makassar menyaksikan ini," jelasnya.

Diketahui, api obor Asian Para Games 2018 diambil dari Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Api disimpan dalam lentera lalu dibawa ke Ternate dan dinyalakan pertama kali pada obor bertepatan Hari Olahraga Nasional. 

"Meski begitu, tetap saja di Kota Makassar menjadi bagian pertama yang mengarak obor di Indonesia. Ini suatu kebanggaan bagi kami," pungkasnya.

Ketua Panitia Nasional Penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc) Raja Sapta Oktohari menjelaskan, setelah Kota Makassar obor akan berpindah tempat yakni Bali, Pontianak, Medan, dan Pangkal Pinang. 

"Tanggal 30 September akan kita bawa ke Jakarta untuk dipersiapkan pada tanggal 6 Oktober nanti dalam persiapan pembukaan Asian Para Games 2018," jelas Raja Sapta Oktohari.

Asian Para Games 2018 akan berlangsung di Gelora Bung Karno Jakarta, pada 8 sampai 16 Oktober 2018. Sebanyak 18 cabang olahraga (Cabor) bakal dipertandingkan pada ajang ini dan diikuti sebanyak 42 negara di Asia.

Diarak di Makassar, Wali Kota: Asian Para Games Jadi Sejarah Besar

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto turut serta menyambut obor Asian Para Games 2018 di Makassar. 

Danny Pomanto, sapaan akrabnya, mengatakan, pelaksanaan Asian Para Games 2018 di Indonesia menjadi sejarah besar bagi Indonesia maupun Makassar.

"Kenapa? Karena ini adalah pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Pertama kali juga obor Asian Para Games diarak dan Makassar menjadi kota pertama," tegas Danny Pomanto, Rabu (12/9/2018).

Apalagi, lanjut Danny, antusiasme warga Makassar menjadi daya tarik tersendiri dalam arak-arakan obor Asian Para Games di Makassar. Diakui Danny, pihaknya telah meminta kepada masyarakat Kota Makassar agar hadir dalam arak-arakan tersebut.

"Kami telah siapkan sebanyak 20.000 masyarakat dari berbagai kecamatan di Makassar untuk menyambut obor. Ini kan momen bersejarah, jadi wajib hukumnya masyarakat Makassar menyaksikan ini," jelasnya.

Diketahui, api obor Asian Para Games 2018 diambil dari Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Api disimpan dalam lentera lalu dibawa ke Ternate dan dinyalakan pertama kali pada obor bertepatan Hari Olahraga Nasional. 

"Meski begitu, tetap saja di Kota Makassar menjadi bagian pertama yang mengarak obor di Indonesia. Ini suatu kebanggaan bagi kami," pungkasnya.

Ketua Panitia Nasional Penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc) Raja Sapta Oktohari menjelaskan, setelah Kota Makassar obor akan berpindah tempat yakni Bali, Pontianak, Medan, dan Pangkal Pinang. 

"Tanggal 30 September akan kita bawa ke Jakarta untuk dipersiapkan pada tanggal 6 Oktober nanti dalam persiapan pembukaan Asian Para Games 2018," jelas Raja Sapta Oktohari.

Asian Para Games 2018 akan berlangsung di Gelora Bung Karno Jakarta, pada 8 sampai 16 Oktober 2018. Sebanyak 18 cabang olahraga (Cabor) bakal dipertandingkan pada ajang ini dan diikuti sebanyak 42 negara di Asia.