Kamis, 13 September 2018 13:22 WITA

Konsep Pembukaan Asian Para Games 2018 Sarat Edukasi

Penulis: Wahyu Susanto S - Arfa Ramlan
Editor: Mulyadi Abdillah
Konsep Pembukaan Asian Para Games 2018 Sarat Edukasi
Ketua Panitia Pelaksana Asian Para Games (INAPGOC), Raja Sapta Oktohari, memegang pawai obor di rumah jabatan gubernur Sulsel, Kota Makassar, Rabu (12/9/2018). Foto: Arfa

RAKYATKU COM, MAKASSAR - Asian Para Games 2018 akan menjadi momen bersejarah bagi Indonesia. Untuk pertama kalinya, ajang ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 8-16 September 2018.

Ketua Panitia Nasional Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC), Raja Sapta Oktohari mengatakan, 
pembukaan Asian Games 2018 di GBK pada (18/8/2018) lalu adalah salah satu yang terbaik. Namun khusus Asian Para Games 2018, nantinya bakal menggunakan konsep yang lebih menampilkan edukasi.

"Konsep pembukaan kita akan menyaksikan gelaran dengan penuh pesan kemanusiaan yang insya Allah tidak kalah keren lah dari Asian Games lalu," ungkap Raja Sapta Oktohari.

Asian Para Games 2018 memang berbeda dari Asian Games 2018 yang baru-baru ini terlaksana. Di mana para atlet Asian Para Games diisikan para penyandang disabilitas atau difabel.

Namun ditegaskan Raja, meski para atlet merupakan penyandang difabel namun bukan berarti merak tak mampu berbuat apa-apa. Terbukti, para atlet kebanggaan Indonesia yang menyandang status difabel mampu mengharumkan nama bangsa di Asean Para Games ke-9 di Malaysia 2017 lalu dengan menjadi juara umum.

"Asean Para Games 2017 di Kuala Lumpur kita jadi juara umum dengan 126 emas, 75 perak dan 50 perunggu. Jelas ini adalah suatu kebanggan bagi kita, dan kita harapkan Asian Para Games 2018 kita bisa berbicara lebih," jelasnya.

Adapun Raja menambahkan, Evan ini juga diharapkan mampu membuat masyarakat bisa lebih menghargai para penyandang difabel. "Jadi dengan even ini, kami bertekat menyuarakan Gelorakan Semangat Peduli Disabilitas," pungkasnya.