Jumat, 28 September 2018 15:26 WITA

6 Negara Bakal Meriahkan Softball Makassar Open 2018

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
6 Negara Bakal Meriahkan Softball Makassar Open 2018
Sekretaris Jenderal PB Perbasasi, Andi Hudli Huduri.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -- Persatuan Baseball Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Sulsel akan menggelar Makassar Open 2018 International Men's and Women's Softball Tournament, pada 14-19 Oktober mendatang.

Ketua Panitia, Ardiansyah Abiding mengatakan, tercatat ada 10 tim laki-laki dan 5 tim perempuan yang akan berpartisipasi dalam pertandingan nantinya.

"Ada 7 tim merupakan perwakilan dari 6 negara. 6 tim putra dan 1 tim putri. Dua tim dari Australia, dari masing-masing dari tim putra dan putri," kata Ardiansyah, dalam sesi jumpa pers yang digelar di Hotel Asyra Makassar, Jumat (28/9/2018).

10 tim putra tersebut antara lain Lakidende (Kendari), Piccadilly (Makassar), Pirates (Samarinda), Saburai (Lampung), Malaysia NT (Timnas Malaysia), Singapore NT (Timnas Singapura), Philippines NT (Timnas Filipina), Bedford (Australia), dan JQFP Saskatoon (Canada).

Sedangkan lima tim putri yaitu Prambors (Jakarta), Piccadilly (Makassar), Lakidende (Kendari), dan Stringers (Australia).

Menurut Ardiansyah, tim yang bakal mengisi pertandingan ini, bukan tim sembarangan. Akan tetapi, katanya, tim yang memang punya nama besar, termasuk tim nasional, untuk sekaligus sebagai ajang uji coba jelang SEA Games tahun 2019 mendatang.

Loading...

Sekretaris Jenderal PB Perbasasi, Andi Hudli Huduri berharap, dengan adanya kompetisi seperti ini, pemain-pemain lokal, khususnya tim dari Indonesia, melihat permainan kelas dunia.

"Sehingga ke depan kita harapkan,  Indonesia bisa tampil dalam kejuaraan-kejuaraan berskala internasional dengan hasil yang baik," ucap Hudli.

Lebih jauh dicetuskan Hudli, Makassar Open 2018, Perbabasi punya target besar. Yakni meraih medali emas pada cabang olahraga ini di SEA Games mendatang.

"Dengan adanya ajang seperti ini, tentunya bisa juga menjadi motivasi buat atlet-atlet di Indonesia," tutur Hudli.

Loading...
Loading...