Minggu, 30 September 2018 10:45 WITA

Pastikan 23 Emas, Parepare Kunci Peringkat Lima Porda

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Abu Asyraf
Pastikan 23 Emas, Parepare Kunci Peringkat Lima Porda
Parman Farid

RAKYATKU.COM,PINRANG - Kontingen Parepare memastikan 23 emas pada Porda XVI/2018 Sulsel di Pinrang.

Pada hari keenam, Sabtu (29/9/2018), Parepare menambah perolehan enam medali emas.

Emas itu diperoleh dari cabang olahraga catur atas nama Nailah Farafizah Poga di nomor klasik perorangan junior putri. Balap sepeda di kelas road race perorangan.

Empat emas yang disabet malam hari, yakni tiga emas dari tinju, masing-masing Marhayati, Nur Putriyanti, dan Erik Eryanto, serta satu emas dari tenis lapangan nomor perorangan ganda putra, Andi Arizal Sastra Tjandi dan Muh Nur Hidayat.

Hasil ini membawa Parepare mengumpulkan 23 medali emas, 11 perak, dan 19 perunggu. Porda ditutup Minggu (30/9/2018). Posisi Parepare di peringkat lima tidak lagi tergeser.

Makassar dipastikan juara umum dengan 97 medali emas, disusul Selayar 28 emas, peringkat tiga Pangkep 26 emas, peringkat empat Bone 24 emas, lalu Parepare 23 emas, dan Sinjai 19 emas. Sinjai masih bisa digeser Maros karena berpeluang meraih 21 emas.

Ketua Umum KONI Parepare, Parman Farid memuji semangat juang atlet Parepare di Porda. Capaian di Porda Pinrang kali ini, kata dia, lebih baik dibanding dibandingkan Porda XV di Bantaeng 2014 lalu.

"Di Porda Bantaeng, kita meraih 19 medali emas, dan berada di posisi enam. Sekarang kita meraih 23 emas, berada di posisi lima. Sungguh capaian luar biasa," puji Parman usai upacara penerimaan penghargaan (UPP) tenis lapangan perorangan beregu putra, Sabtu malam (29/9/2018).

Namun, yang mengejutkan, kata Parman, adalah cabang-cabang olahraga tidak diperhitungkan justru jadi penyumbang emas. Seperti catur yang jadi juara umum di Porda dengan raihan tiga emas, dua perak, dan tiga perunggu.

Kemudian panahan, yang tidak disangka mampu meraih tiga emas, satu perak, dan tiga perunggu. Senam yang sebelumnya tidak meraih emas di Porda Bantaeng, kini meraih dua emas, satu perak, dan satu perunggu.

Demikian juga biliar, yang di Porda sebelumnya tidak meraih emas, sekarang meraih satu emas dan satu perunggu. Juga tinju, dari satu emas menjadi tiga emas. 

"Pastinya ada juga yang kita evaluasi karena sama sekali tidak meraih medali, tidak capai target atau menurun perolehan medali emasnya. Di samping ada yang akan kita bina khusus dan serius," ungkap Parman.