Minggu, 30 September 2018 19:30 WITA

Penutupan Porda Sulsel Tanpa Penyerahan Bendera dan Obor untuk Calon Tuan Rumah 2022

Editor: Nur Hidayat Said
Penutupan Porda Sulsel Tanpa Penyerahan Bendera dan Obor untuk Calon Tuan Rumah 2022
Penutupan Porda Sulsel XVI di Stadion Bau Massepe, Kabupaten Pinrang, Minggu (30/9/2018).

RAKYATKU.COM, PINRANG - Pekan Olahraga Daerah (Porda) Sulsel XVI di Kabupaten Pinrang secara resmi ditutup, Minggu (30/9/2018). Hanya saja, tak ada penyerahan bendera dan api obor untuk calon tuan rumah Porda Sulsel, Kabupaten Sinjai 2022 mendatang.

Penutupan yang terlaksana di Stadion Bau Massepe, Kabupaten Pinrang, dilakukan oleh Pj Sekertaris Provinsi Sulsel, Tautoto TR, mewakili Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Namun dalam penutupan yang dihadiri masyarakat Kabupaten Pinrang maupun kontingen peserta Porda Sulsel, Tautoto tak menyinggung soal tuan rumah Porda Sulsel mendatang.

Bekalagan diketahui, Kabupaten Sinjai yang diketahui calon tuan rumah Porda Sulsel mendatang menolak bila tuan rumah dibagi dua daerah, dengan Kabupaten Bulukumba. Namun, hal itu sudah menjadi keputusan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dengan mengeluarkan SK, beberapa waktu lalu.

"Bukan kapasitas saya menjawab itu," ungkap Tautoto saat ditanya nasib Sinjai sebagai tuan rumah Porda Sulsel mendatang.

Sebelumnya, dalam rapat anggota KONI Sulsel di Makassar, beberapa waktu lalu, diputuskan Sinjai resmi jadi tuan rumah. Namun SK dari Gubernur Sulsel menyatakan tuan rumah Porda Sulsel digelar di dua daerah, Sinjai dan Bulukumba.

Ketua KONI Sulsel, Ellong Tjandra, berujar pihaknya masih menunggu kepastian dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Diakuinya, keputusan tersebut bisa saja kembali berubah.

"Sementara masih dikaji, kita tunggu saja perkembangannya seperti apa. Intinya, kami akan dikaji ulang," singkat Ellong Tjandra ditemui usai penutupan Porda Sulsel di Pinrang.