Sabtu, 06 Oktober 2018 20:42 WITA

MotoGP Thailand

Terpaut 0.011 Detik, Rossi Jadi Ancaman Serius Marquez

Editor: Mulyadi Abdillah
Terpaut 0.011 Detik, Rossi Jadi Ancaman Serius Marquez
Sumber Foto: Crash

RAKYATKU.COM - Marc Marquez mencetak sejarah baru di Thailand. The Baby Alien menjadi pembalap pertama yang meraih pole dari babak kualifikasi pertama.

Yah, Marquez tercecer ke kualifikasi pertama setelah terjatuh pada sesi FP3. Ia pun sukses melenggang ke kualifikasi kedua. Catatan waktunya memang luar biasa. 

Ia mengalahkan catatan waktu terbaik Andrea Dovizioso yang tiga kali menyabet pembalap tercepat dalam sesi latihan bebas. Dan terbukti, Marquez sukses meraih nomor start pertama. 

"Tidak, bukan niatan saya untuk berada di Q1. Saya sangat kecewa pagi ini, karena sepanjang akhir pekan feeling saya sangat bagus, dan segalanya siap untuk langsung berada di Q2, tapi kali ini saya harus memulai dari Q1," ujar Marquez di konferensi pers usai kualifikasi.

"Tapi, jujur saja saya berkendara lebih baik saat Q1 dibanding Q2. Untuk beberapa alasan, saya terlalu menekan saat Q2, sedikit melampaui batasnya.

"Namun saat Q1, saya berkendara dengan halus, serta catatan waktu [bagus] mudah didapat. Saya berharap menembus 1 menit 29 detik di Q2, namun saya terlalu  menekan, dan melakukan kesalahan tambahan. Hal baik terjadi besok."

Kendati menunjukkan kecepatan teramat baik, pembalap asal Cervera itu mengatakan saat ini Andrea Dovizioso memiliki kecepatan lebih baik, meski jarak keduanya tidak terpaut jauh, Marquez juga mengklaim Yamaha sebagai ancaman serius saat balapan.

Valentino Rossi akan start pada posisi dua. Keduanya cuma terpaut 0.011 detik. Lalu disusul Andrea Dovizioso yang melengkapi daftar grid pertama pada balapan besok. 

"Di atas kertas saat ini, Dovizioso terlihat sangat kuat, tampaknya ia yang tercepat. Kami sangat-sangat tipis, lalu kemudian dua Yamaha juga sangat kencang saat FP4. Mereka dapat berkendara dengan [catatan waktu] 1 menit 31 detik tengah-rendah secara konsisten, ini akan sulit," tuturnya.

"Tapi ya, 10 lap terakhir balapan akan krusial. Ban akan sedikit menurun, namun di luar itu saya senang dengan bagaimana kami bekerja dengan tim."

Dengan keunggulan 72 poin atas Dovizioso, raihan hasil maksimal di Buriram akan membuat Marquez semakin dekat dengan gelar kelas premier kelimanya.