Selasa, 09 Oktober 2018 18:17 WITA

Miftahul Jannah Sudah Tahu Larangan Jilbab di Judo, Mengapa Ngotot?

Editor: Nur Hidayat Said
Miftahul Jannah Sudah Tahu Larangan Jilbab di Judo, Mengapa Ngotot?
Miftahul Jannah. (Foto: Bola.com)

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Miftahul Jannah mengaku sudah mengetahui adanya aturan larangan penggunaan penutup kepala cabang olahraga judo Asian Para Games 2018. Ia mengaku tetap ngotot karena ingin mendobrak aturan itu.

Miftahul Jannah dilarang tampil oleh wasit pada laga blind judo kelas 52 kilogram putri, Senin (8/10/2018). Sesuai aturan Miftahul Jannah mesti melepas jilbabnya, namun ia tak bersedia. Ia pun akhirnya didiskualifikasi.
 
Federasi Judo Internasional (IJF) pada Artikel 4 Poin 4 yang berbunyi memang melarang penutup kepala. "Kepala tidak boleh ditutupi kecuali oleh balutan dari alasan medis, peraturan ini harus dipatuhi," bunyi aturan itu.

"Saya tidak kecewa karena itu sudah pendirian. Sebab, sejak jauh-jauh hari juga saya sudah tahu (adanya aturan soal larangan penggunaan penutup kepala)," kata Miftahul Jannah dikutip Okezone.com, Selasa (9/10/2018).

Loading...

"Walaupun saya sudah tahu aturan ini, namun saya ingin mencobanya. Mungkin ada peluang untuk mendobrak aturan itu. Namun, setelah mendengar hasil technical meeting, ya sudah saya mengambil komitmen tidak akan ikut bertanding jika jilbab Miftah harus dibuka," ucap Miftahul Jannah.

Perempuan berusia 21 tahun itu mengaku akan beralih profesi menjadi atlet catur di masa depan.

Loading...
Loading...