Kamis, 11 Oktober 2018 08:37 WITA

"Berkelahi dengan Orang, Dendanya Harus Benar-benar Gila", Mayweather Minta Khabib Dihukum Berat

Editor: Nur Hidayat Said
Khabib Nurmagomedov. (Foto: USA Today)

RAKYATKU.COM - Petinju Amerika Serikat, Floyd Mayweather Jr. meminta Khabib Nurmagomedov dihukum berat. Hukuman itu atas kerusuhan di T-Mobile Arena, Las Vegas, Minggu (7/10/2018).

Khabib usai mengalahkan Conor McGregor, keluar menaiki pagar oktagon dan menyerang rekan McGregor, Dillon Danis. Belakangan Khabib diketahui tersinggung dengan hinaannya. Aksi itupun harus menodai kemenangannya atas McGregor.

Namun, Mayweather tak terlalu tertarik dengan kemenangan Khabib. Ia lebih menyoroti perbuatan melompati ring dan berkelahi dengan orang. Itu dinilainya melanggar batas-batas atlet bela diri profesional.

"Saya tidak terlalu mengenal pria yang melawan McGregor itu (Khabib), tetapi saya tahu yang dihadapinya (McGregor) tak terkalahkan. McGregor lawan yang amat berat, tetapi lawannya McGregor yang melompati ring (oktagon) dan berkelahi dengan orang di tengah kerumunan, amat tidak profesional," kata Mayweather dalam wawancara eksklusif di kanal Youtube ITP Live.

Mayweather yang kini berusaia 41 tahun dan juga pernah mengalahkan McGregor mengatakan, Khabib sudah sepantasnya mendapat hukuman berat dan denda yang sangat besar.

"Saya yakin bakal ada denda yang sangat besar karena pengalaman saya saat bertinju melawan Zab Judah, ada keributan dalam ring, kemudian ada hukuman berat dan denda besar. Kalau tidak salah hingga ratusan ribu (Dolar Amerika Serikat)," ujar Mayweather.

"Tidak terhadap saya, tetapi denda dijatuhkan kepada Zab Judah atau paman saya Roger (Mayweather) atau Leonard Ellerbe (penasihat Mayweather). Jadi, saya tahu ketika seseorang menaiki pagar ring dan melompat ke penonton berkelahi dengan orang, dendanya harus benar-benar gila."

Presiden UFC Dana White pernah mengatakan Khabib kemungkinan juga bakal dijatuhkan denda USD250 ribu (setara Rp3,8 miliar) termasuk sanksi skors empat hingga enam bulan.