Kamis, 11 Oktober 2018 09:38 WITA

Putin kepada Ayah Khabib: Tolong Jangan Hukum Dia Terlalu Berat

Editor: Nur Hidayat Said
Putin kepada Ayah Khabib: Tolong Jangan Hukum Dia Terlalu Berat
Presiden Rusia, Vladimir Putin (kiri), berbincang dengan Abdulmanap Nurmagomedov dan Khabib Nurmagomedov. (Foto: Instagram)

RAKYATKU.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin, meminta kepada Abdulmanap Nurmagomedov agar tak menghukum berat putranya, Khabib Nurmagomedov. Hukuman yang dimaksud buntut aksi Khabib usai pertandingan UFC 229 melawan Conor McGregor.

Putin secara khusus mengundang Abdulmanap dan Khabib di Kota Ulyanovsk. Pada kesempatan ini, mereka membahas keributan Khabib usai pertandingan melawan McGregor.

Pada pertandingan itu, Khabib mengalahkan McGregor lewat kuncian di leher. Sayangnya, kemenangan itu ternoda usai Khabib melompati oktagon dan menyerang salah satu tim McGregor, Dillon Danis. Aksi itupun memicu keributan.

Khabib sudah meminta maaf dan melontarkan alasannya terkait aksi itu. Ia mengaku tak mampu meredam kekesalannya pada Danis yang memberikan kata-kata provokasi soal ayah, negara, dan agamanya.

Biar begitu, ayah Khabib tak setuju dengan respons brutal usai laga. Ia bahkan mengancam akan memberikan hukuman yang lebih berat dari Komisi Atletik Nevada (NSAC) dan UFC (Ultimate Fighting Championship).

Namun, Putin punya pandangan lain. "Saya akan meminta ayahmu untuk tidak menghukummu terlalu berat karena kamu meraih kemenangan dengan layak dan meyakinkan," kata Putin melalui RT Sports.

Khabib pun mengaku senang bertemu dengan sang presiden. "Dan saya sangat senang bahwa kemenangan saya membawa banyak kebahagiaan bagi negara multinasional kami. Ini adalah kemenangan kita bersama."

Presiden UFC, Dana White, menyebut Khabib kemungkinan dikenakan denda USD250 ribu (Rp3,8 miliar) termasuk sanksi skors empat hingga enam bulan tak boleh bertanding.