Rabu, 24 Oktober 2018 12:32 WITA

Cerita Ofisial Tim Basket Barru Alami Kesurupan Massal Lawan Palopo

Penulis: Achmad Afandy
Editor: Nur Hidayat Said
Cerita Ofisial Tim Basket Barru Alami Kesurupan Massal Lawan Palopo
Tim basket putri Kabupaten Barru saat menghadapi Bantaeng. (Foto: IST)

RAKYATKU.COM, BARRU - Pekan Olahraga Antar Daerah (Porda) Sulsel XVI di Pinrang sudah berakhir, namun menyisakan banyak kisah menarik di dalamnya.

Seperti dialami ofisial tim dan atlet cabang olahraga basket kontingen Kabupaten Barru ketika diganggu makhluk gaib saat bertanding.

Salah seorang oficial tim basket Barru, Fajrul Wahyu, bercerita saat tim putri berjumpa tim basket Kota Palopo dalam perebutan medali perak. Anak asuhannya mengalami kesurupan massal ketika bermain di Lapangan Basket Lasinrang Park.

"Pertandingan memasuki kuarter kedua. Ketika permainan berjalan, tiba seorang pemain inti kita teriak-teriak. Rupanya kesurupan. Tiga pemain lainnya belakangan juga ikut kesurupan," kata Fajrul memulai cerita kepada Rakyatku.com, Rabu (24/10/2018).

Permainan, kata dia, sempat ditunda nyaris setengah jam. Medis dan wasit berusaha membantu menangani persoalan itu. Beberapa menit berlalu, pertandingan kembali dilanjutkan. Tim basket putri Barru memasukkan pemain cadangan. Satu di antara pemain cadangan juga ikut kesurupan.

"Disitu, ofisial dan pelatih sudah pasrah dengan keadaan. Pelatih meminta agar pemain bermain lebih santai. Kami akhirnya kehilangan medali dan harus mengakui keunggulan Palopo," ujarnya.

Menurut Fajrul, belakangan ia ketahui di lapangan tersebut terkenal angker. Namun anehnya, hanya tim Barru yang kesurupan. Sementara lawan tidak mengalami kejadian yang sama.

"Memang di sudut lapangan itu ada dua pohon asam yang berdiri. Menurut cerita orang-orang Pinrang, pohon itu angker. Kami bermain waktu itu pada Jumat sore, sekitar pukul 15.00 Wita," tuturnya.

"Belakangan juga saya dengar cerita, bahwa bukan cuman kami yang alami kesurupan, bahkan tim putra Makassar juga ikut alami kejadian serupa," tambahnya.