Rabu, 14 November 2018 07:57 WITA

Zohri ke Olimpiade 2020, Manusia Tercepat ASEAN Bilang Begini

Editor: Nur Hidayat Said
Zohri ke Olimpiade 2020, Manusia Tercepat ASEAN Bilang Begini
Lalu Muhammad Zohri. (Foto: BBC)

RAKYATKU.COM - Lalu Muhammad Zohri punya peluang tampil di Olimpiade 2020 Tokyo. Manusia tercepat ASEAN, Suryo Agung Wibowo, punya pendapatnya sendiri.

Zohri jadi perhatian publik usai menjadi juara dunia junior 2018 di nomor lari 100 meter di Finlandia. Sprinter asal Lombok itu kemudian berhasil finis di urutan ketujuh Asian Games 2018. Kini, Zohri direncanakan mewakili Indonesia pada Olimpiade 2020 Tokyo. 

Suryo, pemilik rekor Asia Tenggara pada lari 100 meter putra, menilai Zohri butuh waktu lebih panjang untuk bisa menembus babak final (delapan besar) Olimpiade 2020. 

Di Asian Games 2018, Zohri finis di nomor ketujuh dengan waktu 10,20 detik. Emas menjadi milik Su Bingtian dari Tiongkok dengan waktu 9,92 detik. 

Pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Usain Bolt meraih medali emas dengan cacatan waktu 9,81 detik. Di urutan kedelapan, Trayvon Bromell, membuat waktu 10,06 detik. 

Loading...

"Ke depan (untuk Zohri) ada SEA Games Filipina. Barulah kemudian Olimpiade 2020. Melihat jarak dengan pemilik emas Asian Games, waktu dua tahun untuk mengejar Su Bingtian terlalu pendek, apalagi mengejar waktu delapan besar di persaingan dunia," kata Suryo dikutip Detik.com, Rabu (14/11/2018).

"Saya berharap Zohri bisa lolos menjadi finalis, namun jangan dipaksakan. Biarkan berjalan alami. Takutnya setelah itu justru stagnan. Sebaiknya diarahkan sesuai umur latihan," katanya.

"Kalau melihat kiprahnya saat ini, Zohri akan berada di usia emas pada Olimpiade 2024. Mental dan fisik betul-betul matang. Kalau memang dalam prosesnya ada kejutan, dengan bisa lebih cepat berkembang, itu bagus. Yang penting jangan dipaksakan," ujar Suryo.

Loading...
Loading...