Minggu, 18 November 2018 16:13 WITA

Pebulu Tangkis asal Sulsel Pastikan Medali pada Kejuaraan Dunia di Kanada

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Nur Hidayat Said
Pebulu Tangkis asal Sulsel Pastikan Medali pada Kejuaraan Dunia di Kanada
Indah Cahya Sari Jamil (kiri). (Foto: Djarum Badminton)

RAKYATKU.COM, KANADA - All Indonesia final tercipta dalam ajang bergengsi bulu tangkis dunia level U-19.

Dua ganda campuran Indonesia, Leo Rolly Carnardo/Indah Cahya Sari Jamil dan Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti akan saling berhadapan pada Li Ning BWF World Junior Championship 2018 di Kanada hari ini, Minggu (18/11/2018). Kejuaraan ini berlangsung sejak 12 November lalu.

Pada turnamen bergengsi ini, pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti merupakan unggulan kedua. Sedangkan Leo Rolly Carnardo/Indah Cahya Sari Jamil bukan pasangan yang diunggulkan.

Pada pertandingan yang dijadwalkan bakal berlangsung pada pukul 1.00 PM waktu setempat, Indah Cahya merupakan pemain yang lebih muda ketimbang tiga pemain Indonesia lainnya.

Pemain asal Sulawesi Selatan tersebut baru berusia 16 tahun. Sedangkan pasangannya, satu tahun lebih tua, yaitu 17 tahun.

Sementara sang rival, sekaligus rekan senegaranya, Rehan Naufal dan Siti Fadia berusia 18 tahun.

Leo Rolly Carnardo/Indah Cahya Sari Jamil tidak diunggulkan, namun perjuangannya hingga sampai pada partai puncak, terbilang berat. 

Mengawali pertandingan melawan pasangan tuan rumah Kanada, kemudian berhasil menundukkan pasangan China Taipei di babak 16 besar. 

Di babak 8 besar, pasangan tersebut melanjutkan tren positifnya dengan mengalahkan pasangan Malaysia Chia Wei Jie/Ee Wei Toh dengan dua set langsung, 21-12 dan 21-17. 

Pada babak semifinal, Leo/Indah berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Shang Yichen/Zhang Shuxian yang merupakan unggulan kedelapan.

Pertarungan terbilang ketat lantaran harus dimainkan dengan tiga gim. Sempat unggul di set pertama dengan skor 21-13. Di set kedua, pasangan dari negeri Tirai Bambu tersebut bangkit dan berhasil merebutnya dengan skor 21-23.

Pertarungan yang berlangsung selama 69 menit tersebut akhirnya berhasil dimenangkan oleh Leo/Indah yang kembali merebut set penentuan dengan skor ketat 21-19.

Ketua PBSI Sulsel, Devo Kadaffi membenarkan, bila Indah merupakan atlet muda Indonesia yang berasal dari Sulawesi Selatan. "Iye. Dia orang Bone, sudah lama latihan di PB Djarum," kata Devo dikonfirmasi Rakyatku.com.

Devo Kadaffi juga mengharapkan doa dan dukungan masyarakat Indonesia, Sulsel khususnya, agar Indah bisa memberikan hasil terbaik pada turnamen di Kanada. "Mohon doa ta semua. Semoga Indah berhasil menjadi juara dunia," tutur Devo.