Senin, 24 Desember 2018 14:42 WITA

Mulai Lamban di MotoGP karena Umur? Rossi: Motor Yamaha yang Jelek

Editor: Nur Hidayat Said
Mulai Lamban di MotoGP karena Umur? Rossi: Motor Yamaha yang Jelek
Valentino Rossi. (Foto: Getty Images)

RAKYATKU.COM - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menolak anggapan dirinya melambat di lintasan balap MotoGP karena faktor usia. The Doctor menilai motor Yamaha yang tak maksimal menunjang pembalap.

Pembalap kelahiran 16 Februari itu kini sudah menginjak usia 39 tahun. MotoGP 2019 akan menjadi musim balap kelas utama yang ke-20 bagi Rossi. Ia sudah menjalani persaingan di kelas 500cc pada 2000.

Rossi mendominasi persaingan di trek MotoGP sejak 2001 hingga 2009. Namun, ia kemudian gagal meraih gelar juara dunia dalam delapan musim terakhir.

"Tidak ada hubungannya dengan masalah umur. Saya tidak memikirkan risiko ketika sedang balapan," kata Rossi dikutip Speedweek.

"Dan jika Anda mempertanyakan mengenai kemenangan Maverick Vinales di MotoGP Australia 2018 dan saya tidak pernah menang lagi sejak MotoGP Assen 2017, maka saya hanya bisa membalas bahwa setelan dan ban kami tidak baik di Phillip Island. Tetapi itu hanya dapat diketahui setelah balapan," jelasnya.

"Setiap kali kalah, saya disarankan untuk pensiun. Itu biasa terjadi, hal yang sudah terjadi selama sepuluh tahun terakhir," ujar pengoleksi tujuh gelar MotoGP ini

Rossi juga mengakui ketidakmampuan mesin Yamaha bersaing menjadi masalah tersendiri. Ia hanya menempati peringkat ketiga pada klasemen akhir, di bawah Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.

"Kami mengalami masalah di Misano, Aragon, dan beberapa balapan lainnya. Kemenangan Maverick membantu seluruh anggota tim untuk mengubah suasana hati. Ini seperti pengulangan, karena kami menghadapi masa-masa sulit setelah kegagalan demi kegagalan," tuturnya.

"Secara fisik, saya lebih baik pada 2018 dibanding setahun sebelumnya karena saya mengalami cedera pada 2017 di balapan Enduro sebelum balapan di Misano, setelah itu saya merasa gampang letih setelah balapan," ucap Rossi.

"Jujur terkadang sebelum cedera, itulah mengapa saya berlatih lebih keras pada musim dingin tahun lalu. Tetapi memang ada perbedaan antara pebalap muda dan saya."