Jumat, 24 Januari 2020 07:30 WITA

Menuju PON XX Papua

Perenang Indah Sulsel Unjuk Aksi di Depan Gubernur, Tiga Perempuan Ini Paling Sibuk

Editor: Abu Asyraf
Perenang Indah Sulsel Unjuk Aksi di Depan Gubernur, Tiga Perempuan Ini Paling Sibuk
Atlet renang indah Sulsel berfoto bersama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di kolam renang Tirta Lontara, Kamis (23/1/2020).

RAKYATKU.COM - Suara musik melebur dengan riuh penonton di kolam renang Tirta Lontara. Di tengah air, lima gadis sedang "menari".

Mereka atlet renang indah Sulsel. Sebelum tampil di PON XX Papua, mereka menunjukkan kebolehan di depan Gubernur, Nurdin Abdullah, Ketua Umum KONI Ellong Tjandra, dan Konjen Jepang, Miyakawa Katsutoshi.

"Renang indah menjadi cabor andalan Sulsel. Semoga bisa meraih hasil terbaik di PON," ucap Ellong, mantan direktur Bank Sulsel dan kepala Kanwil Bank Mandiri, Kamis (23/1/2020).

Di antara riuh penonton dan suara musik yang mengiringi atlet renang indah, ada beberapa sosok yang tampak sibuk.

Mereka membagikan konsumsi kepada para tamu yang datang. Juga mengatur perlengkapan atlet dan mendokumentasikan setiap gerakan perenang.

Mereka adalah ibunda sekaligus pendukung setia para perenang indah andalan Sulsel itu.

Setiap hari, Fatriani (45), Asmawati (40), dan Ahsana (45) hadir di kolam renang. Dia setiap setia mengantarkan dan menemani putri mereka berlatih renang indah di kolam renang Tirta Lontara, kompleks Kodam XIV Hasanuddin.

Latihan berlangsung tiga jam. Mulai pukul 15.00 hingga 18.00 wita. Mereka tak bosan menunggu di tepi kolam dalam tiga tahun terakhir. Semuanya demi persembahan terbaik di PON Papua 2020.

Pancaran bahagia tidak pernah hilang dari wajah ketiganya. Menunjukkan rasa bangga yang besar kepada putri mereka yang akan mewakili Sulawesi Selatan di PON XX 2020.

Ketiga perempuan itu tidak pernah menyangka. Dahulu mereka mengantar putri mereka untuk mengisi waktu luang. Sekarang ternyata menjadi wakil dari Provinsi Sulawesi Selatan.
 
Nawrah Qanita Zafirah (10) dan Rani Asriani Rahman (11) akan bertanding pada kategori duet. Keduanya atlet termuda dalam kontingen Sulawesi Selatan.

Di sela-sela persiapan PON, keduanya tetap menjalani pendidikan formal. Asmawati mengaku menyediakan guru privat untuk Asriani agar tidak ketinggalan pelajaran.

Begitu pula Ahsana (45), ibu dari tiga perenang indah, Dinda Monica Putri (15), Amanda Putri (13), dan Aulia Muhara Putri (11). Mereka akan tampil dalam kategori beregu.

Selama persiapan PON, Ahsana "mengharamkan" ketiga putrinya membawa smartphone saat sedang belajar dan latihan. Alhasil, ketiga putrinya masih bisa masuk rangking 10 besar di sekolah.

Ketiga ibu ini tidak memasang target pada putri mereka. Namun, berharap berdoa dan dukungan penuh kepada buah hati mereka.

Mereka juga berharap, para perenang itu tidak terpengaruh keadaan Papua yang sempat ribut beberapa waktu belakangan. (Penulis: Darmawati Adellia/CR)

Loading...
Loading...

Berita Terkait