29 September 2016 19:25 WITA

Insiden Laser Final Sepakbola PON Akhirnya Berujung Denda

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Insiden Laser Final Sepakbola PON Akhirnya Berujung Denda
Sinar laser yang diarahkan ke pemain Sulsel saat final cabor sepakbola. (dok)

RAKYATKU.COM, BANDUNG - Dewan Hakim PB Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat akhirnya menjatuhkan sanksi kepada Panitia Pelaksana Cabor Sepakbola. 

Sanksi itu berupa denda Rp20 juta, karena dianggap lalai yang mengakibatkan suporter menembakkan sinar laser kepada dua eksekutor adu penalti Sulsel.  

Pemberian sanksi ini ditegaskan Dewan Hakim PB PON Jabar, Alfred Simanjuntak.

"Keputusan Dewan Hakim berdasarkan protes dari Sulsel. Ini sebagai koreksi untuk kedepannya. Sanksinya adalah denda Rp20 juta kepada panpel," tegas Alfred, Kamis (29/9/2016).

BACA SEBELUMNYA
*Sulsel Protes Insiden Laser dan Tolak Pengalungan Medali
*Syamsuddin Umar: Pakai Laser itu Cara Banci
*Usai Final Sepak Bola PON, #LaserDiTanahLegenda Jadi Trending Topic 

 
Pada final cabor sepakbola, tim Jabar bertemu Sulsel di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (28/9/2016). Laga yang berlangsung ketat tersebut, harus berakhir dengan adu penalti. 

Konsentrasi pemain Sulsel, diganggu dengan tembakan sinar laser suporter. Ini dianggap sebagai biang kegagalan dua eksekutor penalti Sulsel. 

"Sinar laser merupakan tingkah lalu buruk penonton dan kelalaian panpel mengantisipasinya," sambung Alfred.