25 October 2016 11:29 WITA

Penjualan Tiket Menurun, Malaysia akan Hentikan Balapan F1

Editor: Suriawati
Penjualan Tiket Menurun, Malaysia akan Hentikan Balapan F1
Pembalap Inggris Lewis Hamilton mengendarai mobilnya selama sesi latihan bebas Formula 1 Grand Prix Malaysia di Sepang

RAKYATKU.COM - Malaysia sedang mempertimbangkan untuk menghentikan balapan tahunan Formula 1 Grand Prix setelah kontraknya berakhir pada 2018, karena penjualan tiket dan pemirsa TV menurun.

Dalam serangkaian postingan di akun Twitter-nya, Menteri Olahraga, Khairy Jamaluddin mengatakan bahwa biaya memegang balapan terlalu tinggi, sementara hasilnaya sedikit.

Baca juga: "Valentino Rossi Ikon Kolosal Balap Motor"

"Penjualan tiket F1 menurun, pemirsa TV menurun. Pengunjung asing turun karena bisa memilih Singapura, Cina, Timur Tengah. Pengembalian tidak besar," tulisnya.

F1 di Kuala Lumpur sebenarnya disponsori oleh perusahaan minyak dan gas Malaysia, Petronas. Tapi, perusahaan ini telah terpukul keras karena harga minyak jatuh.

Kepala eksekutif Sirkuit Internasional Sepang (SIP), di mana balapan diadakan, mengatakan penjualan tiket balapan telah menurun sejak 2014 dan laporan awal menunjukkan pemirsa TV di Malaysia tahun ini adalah yang terendah dalam sejarah.

Grand Prix Malaysia terakhir diadakan awal bulan ini, ketika pembalap Australia Daniel Ricciardo meraih kemenangan perdananya musim ini.

Sementara itu, Sepang International Circuit (SIC) menjelaskan pada Senin malam (24/10) bahwa belum ada keputusan jika F1 Grand Prix akan dilakukan pekan ini.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa akan ada pertemuan khusus pada hari Kamis untuk membahas masalah ini dengan stakeholder utama SIC dan Departemen Keuangan. 

Tags
F1