Jumat, 06 Mei 2016 12:22 WITA

Vinales Galau, Bertahan di Suzuki atau Hijrah ke Yamaha

Editor: Mulyadi Abdillah
Vinales Galau, Bertahan di Suzuki atau Hijrah ke Yamaha

RAKYATKU.COM - Maverick Vinales dilanda kegalauan dalam menentukan masa depannya di kasta tertinggi balap, MotoGP. Ada dua pilihan, tetap di Suzuki atau hijrah ke Yamaha menggantikan Jorge Lorenzo yang hengkang ke Ducati terhitung musim depan.

Kegalauan ini kian membuncah saat dua tim Yamaha sukses naik podium di Sirkuit Jerez, Spanyol pada dua pekan lalu. Yakni Valentino Rossi (1) dan Lorenzo (2).

"Ini membuat saya berpikir banyak. Jika kita dapat mengambil segala sesuatu dari tes untuk balapan kita bisa berada di sana. Saya tidak tahu, itu sangat sulit. Jujur saya pikir akan lebih mudah untuk mengatakan 'di sini atau di sini'. Tapi satu kali aku pikir di sini dan hari berikutnya ada. Hal ini seperti ini sepanjang waktu.

"Hal ini sangat sulit karena saya punya dua tim yang bisa berada di atas. Saya punya satu tim [Suzuki] yang memberi saya kepercayaan ketika saya masih di Moto2 dan masih sekarang saya bisa menjadi acuan mereka. Lalu aku punya tim lain [Yamaha] yang sudah ada, menang. Ini benar-benar sulit untuk membuat keputusan,".

Vinales mengakui sudah mendapat penawaran perpanjangan kontrak di Suzuki dan penawaran bergabung ke Yamaha. Ia berjanji akan segera memutuskan.

Pria berusia 21 tahun ini tak mempersoalkan soal rumor tawaran gaji di Yamaha yang disebut-sebut terlalu rendah. Ditegaskan,  faktor utama adalah kemampuan untuk menang.

"Yang penting adalah hasilnya. Saya perlu membuat tujuan saya karena saya datang ke sini untuk MotoGP untuk menang," katanya. 

loading...

"Suzuki dalam satu tahun membuat langkah yang luar biasa. Maksud saya jika kita memiliki akhir pekan yang sempurna kita bisa naik podium. Hal ini juga membuat saya berpikir banyak. Saya juga percaya banyak [manajer tim Brivio, Suzuki] Davide. Itu membuat saya berpikir,".

Jika sukses naik podium apakah Vinales akan tinggal di Suzuki?

"Saya akan mempertimbangkan, tapi apa yang saya ikuti adalah tidak hasilnya sekarang. Apa yang akan saya ikuti adalah hasil nanti," jelas Vinales. 

"Saya selalu mendengarkan semua orang yang dekat dengan saya, tapi bahkan sebagai seorang anak saya selalu mengikuti keputusan saya. Pada saat itu sudah cukup baik.

"Pada akhirnya jika saya memilih satu tim atau yang lain itu hanya untuk dua tahun. Dan kemudian jika saya bisa menunjukkan saya bisa menjadi yang terbaik, atau menjadi yang terbaik, saya bisa punya pilihan. Maksudku itu benar-benar penting, tapi lebih penting bagaimana saya masuk ke dalam tim dan bagaimana saya bisa membuat tujuan saya,".

Loading...
Loading...