Senin, 14 Agustus 2017 17:46 WITA

Dua Tugas Penting PBSI di Bulan Agustus

Editor: Mulyadi Abdillah
Dua Tugas Penting PBSI di Bulan Agustus
Sumber Foto: Badminton Indonesia

RAKYATKU.COM - Pelatnas PBSI Cipayung kini tengah bersiap menghadapi dua tugas pentingnya di bulan Agustus. Dalam kurun waktu yang hampir bersamaan, PBSI harus membagi kekuatan untuk berebut gelar di TOTAL BWF World Championships 2017 dan SEA Games Malaysia 2017.

Total BWF World Championships 2017 akan berlangsung mulai pekan depan, yaitu pada 21-27 Agustus 2017 di Glasgow, Skotlandia. Sebanyak dua belas wakil Indonesia siap diturunkan untuk beradu kekuatan dengan pemain terbaik dari berbagi negara.

“Target PBSI kali ini satu gelar juara. Sektor yang kami harapkan yaitu dari ganda putra dan ganda campuran. Kesiapan atlet sendiri cukup baik. Semoga kondisi terbaik ini bisa terus dipertahankan. Semangat dan kerja keras juga kami harapkan agar target bisa dicapai,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti dikutip dari laman Badminton Indonesia, Senin (14/8/2017).

Tim pelatnas tak hanya berkonsentrasi di kejuaraan dunia, tetapi juga SEA Games 2017 yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia. Cabang olahraga bulutangkis rencananya akan dimainkan pada 22 – 29 Agustus 2017, dimulai dengan pertadingan beregu pada 22-24 Agustus, dilanjutkan dengan pertandingan perorangan pada 26-29 Agustus 2017. 

Target tiga medali diutarakan Manajer Tim SEA Games 2017, Susy Susanti. Mantan pemain tunggal putri ini mengatakan bahwa tiga nomor yang diandalkan untuk meraih medali emas adalah beregu putra, ganda putra dan tunggal putra. 

Tim beregu putra Indonesia pada dua tahun silam berhasil meraih medali emas. Tahun ini, tim yang dimotori oleh Jonatan Christie ini pun berpeluang mempertahankan gelar. Jonatan memang memikul tugas yang cukup berat di ajang pesta olahraga se Asia Tenggara ini, di perorangan, Jonatan juga diharapkan dapat meraih emas.

Loading...

Disebutkan Susy, nomor ganda putri juga sebetulnya punya peluang. Apalagi dengan masuknya nama Greysia Polii ke tim putri. Greysia merupakan pemain senior yang tentunya dapat menambah kekuatan tim putri, khususnya di nomor ganda putri. Meskipun baru berpasangan dengan pemain yang lebih muda, Apriani Rahayu, namun duet keduanya sudah mampu menelurkan gelar di Thailand Open Grand Prix Gold 2017. Tak heran jika keduanya juga menjadi tumpuan. 

“Kans kita memang besar di beregu putra, dan memang target emas salah satunya dari nomor ini. Untuk beregu putri, kami fokus dulu sampai ke semifinal, di ganda putri ada pasangan Greysia/Apriani yang saya rasa bisa diandalkan,” kata Susy kepada Badmintonindonesia.org. 

“Greysia adalah pemain senior yang sudah berpengalaman, sedangkan Apriani mulai bisa mengimbangi seniornya, mereka juga sudah juara di turnamen level grand prix gold,” tambahnya. 

“Kami tidak memikirkan soal juara umum, yang paling penting target tiga emas terpenuhi dulu. Tetapi ini kan gengsi negara, siapapun pasti ingin jadi juara umum, kami pun ingin,” pungkas Susy.

Loading...
Loading...