05 October 2017 11:31 WITA

Fakta-fakta Marc Marquez Favorit Juara Dunia MotoGP 2017

Editor: Mulyadi Abdillah
Fakta-fakta Marc Marquez Favorit Juara Dunia MotoGP 2017
Sumber Foto: MotoGP

RAKYATKU.COM - Marc Marquez paling favorit meraih gelar juara dunia MotoGP 2017 di empat balapan tersisa. 

Sang pemuncak klasemen sementara itu unggul 16 poin atas Andrea Dovizioso (Tim Ducati) dan terpaut 28 poin dari Maverick Vinales (Movistar Yamaha MotoGP).

Statistik MotoGP menyebutkan, dengan sistem penilaian saat ini (sejak 1993), pebalap yang memimpin klasemen dengan empat balapan tersisa senantiasa merengkuh gelar juara. 

Catatan MotoGP, hanya dua kali terjadi pebalap yang memimpin klasemen sementara gagal menyabet gelar juara di 4 balapan tersisa. Pertama pada tahun 1998. Max Biaggi unggul 4 poin atas Mick Doohan setelah MotoGP Brno. Namun, Mick Doohan meraih gelar juara dunia dengan selisih 52 poin.

Kedua pada musim 2015. Valentino Rossi mengemas 263 poin pasca GP Aragon. Rossi unggul 14 poin dari saingan utamanya, Jorge Lorenzo. Namun saat di Valencia, Lorenzo justru meraih gelar juara dengan selisih lima poin.

Pada musim ini, Marquez memang selalu perkasa di puncak klasemen. Ia baru sekali digusur oleh Dovi usai gagal finis di Sirkuit Silverstone. 

Empat balapan tersisa akan berlangsung di Jepang, Australia, Malaysia dan Spanyol. Meski begitu, Marquez memprediksi perebutan gelar juara dunia akan terus terjadi hingga seri pamungkas di Valencia, Spanyol.

"Saya benar-benar menantikan balapan di luar negeri (Asia). Di sana kita akan melihat apakah kita dapat mengkonfirmasi langkah kita dan tetap memimpin. Banyak pengemudi cepat tahun ini dan semuanya sangat dekat bersama-sama," ucap Marquez dikutip dari Speedweek, Kamis (5/10/2017).

Dijelaskan, balapan terakhir di Valencia akan menjawab siapa yang meraih gelar juara dunia. "Saya pikir balapan terakhir akan memutuskan gelar juara. Kita sekarang harus menghindari kesalahan dan mengumpulkan banyak poin," paparnya. 

Kuncinya, lanjut Marquez, adalah dengan melihat semua driver sama dan tidak hanya melihat pada dua rival utamanya, Dovi dan Vinales. 

"Karena yang lain bisa mengalahkan Anda. Sama seperti balapan.  Misalnya Lorenzo juara di Aragon," tegas Marquez.

Marquez berharap tidak mengalami kesalahan di 4 balapan tersisa. "Hindari kesalahan. Ini menjadi semakin penting," demikian Marquez.