Minggu, 26 November 2017 18:57 WITA

Makassar Jadi Tuan Rumah Srikandi Cup Seri 1

Editor: Adil Patawai Anar
Makassar Jadi Tuan Rumah Srikandi Cup Seri 1

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kota Makassar terpilih menyelenggarakan evend bola basket putri, Srikandi Cup 2017. Ajang tersebut merupakan seri pertama yang digelar di Makassar bertempat di Lapangan Basket Flying Wheel, 27 hingga 2 Desember 2017.

Deddy Setiawan, selaku Koordinator Kompetisi Basket Putri Srikandi Indonesia mengatakan, sangat susah menjadi tuan rumah di ajang tersebut. Namun tim yang mewakili Makassar, Flyong Wheel Makassar bisa menjadi tuan rumah dengan ada alasan lain.

"Kenapa kita pilih Makassar karena tim tuan rumah 'Flying Wheel" akan ulang tahun di bulan November ini. Tapi sepertinya sudah lewat tapi karena masih bulannya berdekatan makanya kita pilih," ungkapnya, Minggu (26/11/2017).

Makassar sendiri menjadi daerah pertama dari penyelenggaraan event tersebut. Kemudian diseri kedua akan digelar di Surabaya pada Januari 2018 mendatang.

"Seri kedua Januari akhir di Surabaya. Kemudian seri ketiga di Jakarta pada bulam Maret 2018 mendatang dan di Cirebon. Jadi kita buat tiga seri dan satu diantaranya adalah babak ply off," ungkapnya.

Adapun tim yang akan berlaga pada ajang tersebut sebanyak delapan tim dari berbagai daerah di Indonesia. Yakni Merpati Bali, Surabaya Fever, Flyimg Wheel Makassar, Tanago Jakarta, Tenaga Baru Pontianak, Merah Putih Jakarta, Sahabat Semarang, dan GMC Cirebon.

Sementara itu, Suhartono Sudarju selaku pelatih tim Flying Wheel Malassar mengaku, menjadi tuan rumah adalah modal untuk bisa mengangkat performa tim. Sehingga diharpakan tahun ini anak asuhnya bisa finis lebih baik dibanding tahun lalu.

"Kami berkat finis diposisi lebih baik dari tahun lalu. Posisi lima kami finis di tahun lalu. Kami harap bisa ada di posisi tengah tahun ini. Soal persiapan tim, kami rasa sudah siap. Dua tiga bulan terakhir kami persiapkan. mudah-mudahan ada perubahan dan jauh lebih baik dari sebelum sebelumnya. Tetap semangat dan fokus. Semua game sulit," harap Suhartono Sudarju.