Rabu, 13 Desember 2017 15:00 WITA

Kepsek MTS Muhammadiyah Larang Siswanya Harumkan Bantaeng?

Editor: Almaliki
Kepsek MTS Muhammadiyah Larang Siswanya Harumkan Bantaeng?
Buyung

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Karena akan menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), seorang siswa di MTS Muhammadiyah Bantaeng, Buyung Ismuh, dibatasi geraknya oleh pihak sekolah untuk mengikuti kejuaraan bela diri.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Yayasan Al Falah Kabupaten Bantaeng (YAKAB) dan juga pelatih Buyung, Rusdi. "Buyung adalah atlet tinju dan muaythai. Sekarang anak itu takut untuk ikut latihan maupun kejuaraan, karena katanya diancam oleh kepala sekolahnya," ucapnya, Selasa (12/12/2017).

Buyung sendiri merupakan atlet yang berprestasi karena pernah meraih medali emas pada Kejurnas Muaythai 2016 di Makassar, medali emas pada Kejurnas Muaythai 2017 di Bogor, medali emas pada Liga Indonesia Muaythai, medali emas pada Kejurda Pelajar 2017 (Tinju) Atlet Porda Tinju 2018.

Menanggapi kabar itu, Kepala Sekolah MTS Muhammadiyah, Haidah menampiknya. "Kami tidak menghalangi (Buyung) latihan ataupun ikut kejuaraan. Kami sangat mendukung, apalagi pernah juara mengharumkan nama Kabupaten Bantaeng. Hanya saja, kami mengingatkan untuk membatasi kegiatan, karena (Buyung) sudah kelas III jadi tidak lama lagi akan mengikuti UNBK," jelasnya pada Rakyatku.

"Dan UNBK tidak lama lagi, sekitar bulan 4 ujiannya pakai sistem komputer," tambahnya.

"Jadi rumor yang di luar (dilarang ikut lomba) itu tidak benar. Mungkin karena miskomunikasi saja," tandasnya.