Sabtu, 10 Februari 2018 17:08 WITA

Ditekuk Jepang, Sayonara untuk Tim Putri Indonesia

Editor: Nur Hidayat Said
Ditekuk Jepang, Sayonara untuk Tim Putri Indonesia
Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat pertandingan menghadapi Jepang pada Asia Team Championships 2018. Foto: Badminton Indonesia.

RAKYATKU.COM - Indonesia harus mengucapkan sayonara dan angkat koper lebih cepat dari Asia Team Championships 2018. Di babak semifinal, Indonesia kalah 0-3 dari Jepang pada laga yang berlangsung di Alor Setar, Malaysia, Sabtu (10/2/2018).  

Melawan Jepang yang notabene unggulan satu pada turnamen ini, Indonesia menampilkan perlawanan sengit. Pada laga pertama Greysia Polii/Apriyani Rahayu bermain rubber game dengan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Namun pada akhirnya harus mengakui kekalahan, 20-22, 21-19, dan 21-18.

Di laga kedua pun demikian, Fitriani yang berhadapan dengan Akane Yamaguchi kembali bermain rubber game. Namun lagi-lagi, pebulu tangkis Jepang menang 17-21, 21-13, 21-17. Di laga ketiga Jepang akhirnya memastikan langkah ke final usai Gregoria Mariska Tunjung gagal mengatasi Nozomi Okuhara dan menyerah rubber game 5-21, 21-19, dan 15-21.

Usai pertandingan, para pemain Indonesia berusaha lapang dada atas kekalahan ini. "Banyak belajar dan bersyukur, kami berjuang untuk bisa menang. Terlepas dengan hasilnya, kalah lagi? Inilah namanya pertandingan, kami akan tetap mau coba lagi,” ujar Greysia dikutip Badminton Indonesia

Dalam jalannya pertandingan, sempat diwarnai insiden protes dari Greysia kepada wasit. Kala itu papan skor menunjukkan 14-16 pada set ketiga. Servis Greysia dinyatakan fault karena kakinya melewati garis.

"Saya kalau servis memang kebiasaan pertama injak garis untuk lebih tenang, baru mundur kakinya. Hakim servis tidak masalah dari awal, tetapi tiba-tiba wasit menyalahkan. Saya tahu wasit punya hak memutuskan, tetapi saya bukan baru sekali ini saja main, dari awal wasitnya seperti tegang dan tidak ada ketegasan," papar Greysia.