Selasa, 06 Maret 2018 20:23 WITA

Sulsel Hat-trick Tuan Rumah Daihatsu Astec Open

Editor: Nur Hidayat Said
Sulsel Hat-trick Tuan Rumah Daihatsu Astec Open

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sulsel terpilih menjadi tuan rumah Kejuaraan Seri Nasional Daihatsu Astec Open 2018 yang akan terlaksana di GOR Dafest, 3-7 April 2018. Ini sudah ketiga kalinya alias hat-trick Sulsel ditunjuk oleh pihak penyelenggara event bulu tangkis dalam menjaring bibit muda.

Ketua PBSI Sulsel, Devo Khadafi, mengatakan pihaknya sebenarnya tak menyangka Sulsel kembali terpilih sebagai tuan rumah. Sebab diakuinya, dalam dua tahun terkahir pada 2016, dan 2017, Sulsel telah menjadi tuan rumah.

"Jadi ini adalah seri ketiga. Sebebarnya kami tidak terlalu berharap jadi tuan rumah karena sudah dua tahun kita jadi tuan rumah. Padahal Manado, Sultra, sudah minta jadi tuan rumah. Tapi kami sangat bersyukur karena kembali diberi kesempatan sebagai tuan rumah," ujar Devo Khadafi, Selasa (6/3/2018).

Adapun alasan Sulsel kembali ditunjuk sebagai tuan rumah oleh panitia pusat Daihatsu Astec, lanjut Devo, lantaran Sulsel menjadi salah satu daerah yang menyedot peserta terbanyak selama penyelenggaraan event tersebut. Pada 2016 saja, ada 430 peserta mampu disedot pada ajang tersebut. Kemudian, pada 2017 peserta yang ikut serta sebanyak 700 peserta.

"Pada tahun 2016, kita ditarget 500 peseeta tapi yang mendaftar hanya 430. Tapi 2017, kita ditarget 600 tapi yang mendaftar 700. Untuk tahun ini, kita ditarget 600 peserta," jelasnya.

Hanya saja, untuk tahun ini kemungkinan besar akan sedikit sulit untuk mencapai target 600 peserta. Sebab, aturan baru dari pihak penyelenggara Daihatsu tak memperbolehkan peserta dari provinsi lain untuk ikut di provinsi lainnya.

"Peserta dari Kalimantan misalnya, tidak bisa ikut di Sulsel. Tahun lalu kan bisa, makanya kita bisa capai 700 peserta. Jadi untuk tahun ini, peserta dari Sulawesi yang bisa mendaftar. Tapi kami sangat berharap target yang diberikan bisa tercapai," harapnya.

Ada lima kelas yang akan dipertandingkan pada Daigatsu Astec kali ini, yakni usia dini di 11 tahun, anak-anak di bawah usia 13 tahun, pemula di bawah usai 15 tahun, remaja di bawah usia 17 tahun, dan ganda veteran usia 90 tahun ke bawah.

Kelima kelas tersebut cukup berbeda dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu terdapat kelas taruna yang dipertandingkan. "Untuk tahun ini memang PBSI dan pihak Astec ingin fokus pada pembinaan atlet usia dini, sehingga dibukalah kategori tersebut," pungkasnya.

Ketua Panitia Daihatsu Astec, Suarlin, mengatakan bagi atlet yang mau menjadi peserta dipersilakan mendaftar secara online di website melalui si.pbsi.or.id sesuai sistem informasi dari PBSI pusat. 

"Adapun penutupan pendaftaran pada tanggal 27 Maret 2018 pukul 23.59. Batasan peserta harus dari klub sah di bawah naungan PBSI masing-masing pengprov," jelas Suarlin.