Senin, 09 April 2018 03:29 WITA

Cal Crutchlow Juara MotoGP Argentina, Marquez Tabrak Rossi

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Cal Crutchlow Juara MotoGP Argentina, Marquez Tabrak Rossi

RAKYATKU.COM - Pembalap Honda, Cal Crutchlow keluar sebagai juara MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Senin (19/4/2018). 

Pembalap Yamaha Johann Zarco menempati posisi kedua disusul Alex Rins ditempat ketiga. Sementara itu, pembalap repsol Honda, Marc Marquez menempati posisi empat setelah mendapat penalti masuk pit lane. 

Saat balapan dimulai, drama terjadi lagi. Balapan belum menghabiskan satu lap, Dani Pedrosa sudah mengalami crash. Pebalap Repsol Honda itu terjatuh di tikungan ke-13 dan harus mengakhiri balapan paling awal.

Balapan kemudian berlangsung normal, dengan Marquez yang berhasil menjadi nomor satu usai menyalip Miller. Sementara di belakang keduanya, Alex Rins dan Johann Zarco saling susul-menyusul.

Ketika balapan menyisakan 14 lap, para pebalap jagoan mulai mendekat ke empat besar. Andrea Dovizioso di posisi lima, Valentino Rossi di posisi tujuh, Maverick Vinales ada di posisi enam.

Balapan terus berlangsung dan ketika tinggal menyisakan 10 putaran, persaingan sengit terjadi di barisan depan. Miller dan Rins terus adu kecepatan untuk memperebutkan posisi pertama, dan mereka pun terus dipepet Johann Zarco di posisi tiga dan Cal Crutchlow di posisi empat.

Saat balapan menyisakan enam putaran, drama di lini depan terjadi. Miller melebar dan harus merelakan posisinya disalip oleh Crutchlow, Zarco, dan Rins. Ketiga pebalap itu berurutan berada di posisi pertama, kedua, dan ketiga, sedangkan Miller ada di posisi empat.

Tapi drama tak berlanjut dari mereka, melainkan dari Rossi dan Marquez. Ketika tengah memperebutkan tempat keenam, Marquez menyalip Rossi dengan agresif sehingga menyebabkan pembalap Movistar Yamaha itu terjatuh. Beruntung, Rossi masih bisa melanjutkan balapan meski finish di posisi 18.

Atas insiden tersebut, Marquez kemudian diganjar penalti 30 detik untuk "irresponsible riding" atau "berkendara tanpa bertanggung jawab".