Senin, 09 April 2018 08:47 WITA

Ditabrak Marquez, Rossi: Itu Bukan Kesalahan

Editor: Nur Hidayat Said
Ditabrak Marquez, Rossi: Itu Bukan Kesalahan
Marc Marquez sesaat sebelum menabrak Valentino Rossi. (Foto: Crash)

RAKYATKU.COM, TERMAS DE RIO HONDO - Valentino Rossi angkat bicara terkait insiden yang melibatkan dirinya dengan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, pada seri balapan MotoGP Argentina di Sirkuit 
Termas de Rio Hondo, Senin dini hari Wita (9/4/2018).

Keduanya bersenggolan empat lap menjelang finis untuk memperebutkan posisi keenam. Dalam insiden itu, Rossi masuk tikungan dengan sedikit melebar, tetapi berupaya kembali ke dalam. Saat itulah Marquez merangsek dan keduanya bersenggolan. 

Keduanya melebar ke luar lintasan dan Rossi terjatuh saat ban depannya menyentuh rumput. Rossi memang masih bisa meneruskan lomba setelah kejadian tersebut. Akan tetapi, dia kehilangan banyak waktu dan akhirnya cuma finis di posisi ke-19. 

Sementara itu, Marquez yang finis di posisi kelima dihukum penalti 30 detik akibat. Penalti itu membuatnya melorot ke posisi ke-18. Penalti akibat insiden dengan Rossi adalah penalti ketiga yang diterima Marquez dalam balapan MotoGP Argentina. 

Pebalap Repsol Honda itu sebelumnya dihukum penalti ride through karena nekat start dari grid meski sudah diinstruksikan untuk memulai balapan dari pit. Sementara pada penalti kedua, dia diminta untuk turun satu posisi akibat menyenggol Aleix Espargaro.

"Saya baik-baik saja, tetapi ini adalah situasi yang sangat buruk karena dia menghancurkan olahraga ini, karena dia tidak memiliki rasa hormat kepada para pesaingnya, tidak pernah," kata Rossi dilansir Crash.

"Jika Anda mengambil contoh apa yang terjadi akhir pekan ini, satu per satu hal-hal ini dapat terjadi pada semua orang. Anda dapat membuat kesalahan dalam pengereman. Anda dapat menyentuh orang lain. Itu terjadi. Ini balapan," ucap Rossi.

"Tapi dari Jumat pagi dia (Marquez) membuat seperti ini dengan (Maverick) Vinales, (Andrea) Dovizioso. Dia membuat seperti ini denganku pada hari Sabtu pagi. Dan, hari ini dalam perlombaan dia langsung ke empat pengendara."

"Dia melakukannya dengan sengaja - dan itu bukan kesalahan - karena dia menunjukkan kaki, antara kaki dan sepeda motor, karena dia tahu bahwa dia tidak menabrak, tetapi Anda kecelakaan. Dia berharap bahwa Anda jatuh."

"Jadi, jika kamu mulai bermain seperti ini, itu seperti kamu menaikkan level ke titik yang sangat berbahaya."

"Karena jika semua pembalap berlomba seperti ini, tanpa rasa hormat kepada para rival, ini adalah olahraga yang sangat berbahaya dan itu bisa berakhir dengan cara yang buruk."