Senin, 09 April 2018 09:55 WITA

Marquez Klaim Tak Sengaja, Lalu Cari Kambing Hitam

Editor: Nur Hidayat Said
Marquez Klaim Tak Sengaja, Lalu Cari Kambing Hitam
Marc Marquez.

RAKYATKU.COM, TERMAS DE RIO HONDO - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, menyebut dirinya tak sengaja menabrak Valentino Rossi pada balapan MotoGP di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Senin dini hari Wita (9/4/2018).

Keduanya bersenggolan empat lap menjelang finis untuk memperebutkan posisi keenam. Dalam insiden itu, Rossi masuk tikungan dengan sedikit melebar, tetapi berupaya kembali ke dalam. Saat itulah Marquez merangsek dan keduanya bersenggolan. 

Keduanya melebar ke luar lintasan dan Rossi terjatuh saat ban depannya menyentuh rumput. Rossi memang masih bisa meneruskan lomba setelah kejadian tersebut. Akan tetapi, dia kehilangan banyak waktu dan akhirnya cuma finis di posisi ke-19. 

Sementara itu, Marquez yang finis di posisi kelima dihukum penalti 30 detik akibat. Penalti itu membuatnya melorot ke posisi ke-18. Penalti akibat insiden dengan Rossi adalah penalti ketiga yang diterima Marquez dalam balapan MotoGP Argentina. 

Pebalap Repsol Honda itu sebelumnya dihukum penalti ride through karena nekat start dari grid meski sudah diinstruksikan untuk memulai balapan dari pit. Sementara pada penalti kedua, dia diminta untuk turun satu posisi akibat menyenggol Aleix Espargaro.

Usai balapan, Rossi menyebut Marquez sengaja membuatnya terjatuh. Marquez menolak anggapan Rossi itu dan menyebut apa yang terjadi di lintasan adalah murni ketidaksengajaan.

"Dalam perjalanan karier saya, tak pernah sedikit pun saya berpikir bahwa (dengan sengaja membuat) seorang pembalap lain akan terjatuh. Saya selalu menghindarinya," kata Marquez dikutip Bike Sport News.

Marquez justru mencari kambing hitam dan menyebut kondisi lintasan sebagai penyebab utama insiden. "Apa yang terjadi pada Valentino Rossi adalah sebuah kesalahan, namun itu merupakan efek dari kondisi lintasan yang membuat ban depan saya terkunci. Apa yang ia katakan tentang insiden ini adalah salah."

"Saya tak merasa melakukan sebuah hal yang gila. Kalian harus memahami kondisi trek yang ada. Kondisi lintasan kering sedangkan pengaturan motor masih menggunakan lintasan basah, ban depan terkunci, saya coba mengerem, dan akhirnya terjadi kontak."

"Ketika saya melihat Rossi terjatuh, saya coba meminta maaf, namun jika kalian lihat ada beberapa insiden, Zarco dengan Dani Pedrosa, Petrucci dengan Aleix Espargaro. Hari ini sangat sulit. Saya coba tampil 100 persen di hari yang menyulitkan," demikian Marquez.