Senin, 09 April 2018 11:01 WITA

Karena Rossi Sudah Terlampau Jijik kepada Marquez

Editor: Nur Hidayat Said
Karena Rossi Sudah Terlampau Jijik kepada Marquez
Valentino Rossi. (Foto: AP)

RAKYATKU.COM, TERMAS DE RIO HONDO - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, sudah tak mau lagi bicara dengan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. The Doctor bahkan tak ingin dekat-dekat lagi dengan The Baby Alien.

"Saya tak ingin berbicara dengan dirinya. Saya tak mau melihat dirinya dekat dengan saya karena saya tahu apa yang ia katakan pada saya tidaklah benar (sesuai isi hatinya)," ujar Rossi seperti dikutip Crash.

Keduanya bersenggolan empat lap menjelang finis untuk memperebutkan posisi keenam di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Senin dini hari Wita (9/4/2018). Dalam insiden itu, Rossi masuk tikungan dengan sedikit melebar, tetapi berupaya kembali ke dalam. Saat itulah Marquez merangsek dan keduanya bersenggolan. 

Keduanya melebar ke luar lintasan dan Rossi terjatuh saat ban depannya menyentuh rumput. Rossi memang masih bisa meneruskan lomba setelah kejadian tersebut. Akan tetapi, dia kehilangan banyak waktu dan akhirnya cuma finis di posisi ke-19. 

Sementara itu, Marquez yang finis di posisi kelima dihukum penalti 30 detik akibat. Penalti itu membuatnya melorot ke posisi ke-18. Penalti akibat insiden dengan Rossi adalah penalti ketiga yang diterima Marquez dalam balapan MotoGP Argentina.

Pebalap Repsol Honda itu sebelumnya dihukum penalti ride through karena nekat start dari grid meski sudah diinstruksikan untuk memulai balapan dari pit. Sementara pada penalti kedua, dia diminta untuk turun satu posisi akibat menyenggol Aleix Espargaro.

Usai balapan Marquez mencoba meminta maaf dengan mendatangi garasi Rossi. Akan tetapi, hal itu mendapat penolakan dari kubu The Doctor. "Saya harap dia cukup pintar untuk tidak lagi datang... (kepada saya)," kata Rossi.

"Saya tidak merasa senang saat bertarung dengannya. Saya tahu dia telah menaikkan level. Dia tidak bermain dengan bersih. Dia bermain dengan kotor," tutur Rossi.