Rabu, 02 Mei 2018 19:16 WITA

Modal Rp2 Juta Ikut Kejurnas, Tapak Suci UIN Alauddin Tetap Optimistis

Editor: Nur Hidayat Said
Modal Rp2 Juta Ikut Kejurnas, Tapak Suci UIN Alauddin Tetap Optimistis
Enam pesilat dari perguruan Tapak Suci UIN Alauddin yang mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Antar Mahasiswa tingkat nasional di Institut Pertanian Bogor (IPB).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Enam pesilat dari perguruan Tapak Suci UIN Alauddin, mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Antar Mahasiswa tingkat nasional di Institut Pertanian Bogor (IPB) mulai 3-5 Mei 2018. Mereka berangkat Rabu siang (2/5/2018). 

Hanya saja, atlet yang bakal bertanding berangkat dengan biaya pas-pasan. Sebab diketahui, keenam atlet tersebut hanya berangkat dengan modal kurang lebih dari Rp2 juta.

Bahkan, mereka rela merogoh kocek sendiri untuk biaya keberangkatan atau transportasi dari Makassaar ke Bogor, serta selama berada di sana. Mengakali minimnya pendanaan, mereka menyewa sebuah rumah untuk digunakan sebagai tempat tinggal sementara. Uang sewanya sebesar Rp550 ribu untuk tiga hari.

Pembina Tapak Suci UIN Alauddin, Arham, mengatakan bisa saja proposal bantuan pendanaan ditujukan kepada KONI maupun IPSI Sulsel. Namun, urung dilakukan lantaran pihaknya segan. "Karena saya pikir ini kejurnas mahasiswa, yang berpeguruan pencak silat Tapak Suci saja," ujar Arham.

Adapun pihak kampus hanya menjanjikan bonus andai berhasil meraih medali di kejuaraan tersebut. Meski begitu, pihaknya tetap men-support untuk ikut kejuaraan itu agar atlet juga bisa menambah jam terbang di tingkat nasional. 
"Kita tetap optimis dan berusaha semaksimal mungkin untuk mengukir prestasi di ajang tersebut," harapnya.